Who are you in Path?

Path.
Salah satu aplikasi yang sangat booming belakangan ini, mengalahkan pamor 3F:
Friendster, Facebook, Foursquare.

Si Path ini menggabungkan beberapa unsur dari esensi social media.
Bisa buat apdet status.
Bisa buat check in.
Bisa buat bikin #nowlistening, #nowwatching, #nowplaying.
Bisa upload foto.
Bisa bikin kita tidur, karena ada fitur sleep-awake.

Dan paling asyik lagi, path ini punya fitur inner circle. Bisa hide post from annoying people around you yang dengan terpaksa di accept friend requestnya karena gak enak.

Belom lagi fitur ‘seen’ yang memungkinkan kita tau siapa aja yang udah ngeliat apdetan kita.

Paket komplit dan lengkapnya, pas buat pamer.
Huh?
No offense, tapi kadang yang dipikirin Arief Muhammad ini bener juga.

Okay, tanpa membahas panjang lebar tinggi tentang path, bagi kalian pengguna setia path, siapa sih kalian kalau di dunia per-nge-path-an?

Are you…..
1. The Drama Queen/King
Yang dikit dikit upload, dikit dikit listening to, dikit dikit tidur bangun tidur bangun?
Yang kalau bikin status pasti panjang bener? Padahal intinya cuma 1 kalimat?
Yang kalau lagi berantem langsung di-share?
Yang biasanya ngeluh tentang hidup?
Yang sering buka sesi curhat yook..

Coba, dikurang kurangi deh drama-nya.
Kasian yang baca, lama sekrolnya.
Dan kasian kamu, segala kehidupan pribadi kamu jadi banyak yang tau.
Take your private talk, the entire world doesn’t have to know anything about you.
Coba ngobrol sama sahabat yang nyata dulu πŸ™‚

2. Si Sinis
Bukan Sinis Jembatan Ancol, bukan..
Kamu yang tergolong nomor 2 ini, klop banget sama si nomor 1 tadi.
Ketika nomor 1 tadi lagi drama, gayung bersambut layaknya pasangan LDR yang baru ketemu.
Kamu paling pandai buat Path-War.
Dan kamu juga gak perlu belajar cara berpikir negatif tentang suatu hal.
It automatically installed in your eyes.

Kurang kurangin yah sinisnya, kasian takut hati kamu lama lama kotor karena sering nyinyirin orang πŸ˜›
Mending, jadi sahabat untuk si nomor 1 cerita aja πŸ˜‰

3. Kaum Apatis
Kaum ini paling netral.
Kalau posting, jarang pake caption yang mengundang komen.
Tak jarang kehidupannya dianggap misterius.
Mungkin, dia juga yang semacam terpaksa menggunakan Path πŸ˜€

Bagus sih, karena gak terjebak di peliknya kehidupan dunia maya yang kadang lebih heboh dibanding kehidupan nyata.
But hey, being fun is also fun!
Sesekali, boleh kok posting foto yang mengudang tawa teman teman pathmu πŸ˜‰

Well, sebenarnya siapapun kamu dan apa posisimu di akun sosial mediamu, it’s your choice kok!
Tapi niat awal kita berteman di dunia maya adalah menambah teman, bukan?
Jadi jangan sampai niat itu berubah di realisasinya malah jadi nambah musuh.

Don’t forget with your real life yaa! πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s