Let’s ask: Myself

So, kadang ketika lagi motoran sendiri (baca: berangkat dan pulang kantor), otak saya harus diisi hal-hal tertentu.

dulu, awalnya saya sering mendengarkan musik pakai headset. lama-lama, kok saya jadi cepat berkurang pendengarannya ya ._.

akhirnya, jarang saya pakai headset pas lagi motoran. pakai, tapi hanya ketika jaraknya lebih dari 20km. *anaknya main jauh*

dan untuk mengisi otak supaya gak blank, saya jadi sering self talk. biar dikata orang galau, tapi kadang saya memang berbicara sendiri.

topiknya? macam-macam. yang paling populer ya hutang, pengeluaran bulanan, plan untuk weekend, kerjaan yang menanti, sampai self-improved topic.

kemarin kepikiran, kenapa pikiran-pikiran saya itu gak dituangin di tulisan aja? dan barusan (barusan banget) googling tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ke diri sendiri, tujuannya untuk self-improved.

so let’s ask myself! (fyi ini saya jawabnya spontan dan valid dalam waktu 1 tahun ya.. :P)

  1. pernahkah kamu menyesal dalam hidup? jika ya, apa?

hmm, pernah. sebenarnya malu untuk akhirnya ngaku, tapi saya (mungkin) menyesal dulu terlalu idealis saat milih jurusan kampus.

sebagai alumnus anak IPA, saya hanya fokus dan konsen untuk ambil jurusan IPA, tanpa lihat skill saya sebenarnya.

lantas gak masuk jurusan idaman, malah akhirnya masuk jurusan bahasa, yang mungkin sebenarnya harusnya sudah dipilih dari awal.

hal ini pernah diwanti-wanti sama papa dulu, tapi namanya remaja labil, jadi sok-sokan aja.

tapi, harusnya gak nyesel banget sih, karena akhirnya banyak pintu rejeki yang terbuka dari jurusan yang akhirnya ‘mau menerima’. jadi, hidup itu ya apapun jalannya, ternyata tetap kudu disyukuri, Alhamdulillah.

  1. momen terbaik dalam hidupmu?

saat bisa mengajak papa mama adik untuk datang ke acara wisuda diploma saya.

ya, biarlah hanya diploma. tapi rasa haru itu ternyata benar adanya ya :’)

  1. titik terendah dalam hidup?

saat jobless, diomongin keluarga besar saat lebaran.

bener-bener ngerasa gak berguna sekali. belum bisa bantu keluarga.

  1. pencapaian terbesar dalam hidup?

sampai saat ini, ketika akhirnya bisa ‘mboyong’ keluarga supaya bisa tinggal satu atap, dan membawa mereka ke kehidupan yang lebih positif dibandingkan sebelumnya.

dan, pastinya menghabiskan weekend seperti keluarga seharusnya. ah, how proud I am and miss my family now….

  1. impian terbesar?

ragu mau jawab, apakah impiannya akan egois sekali, atau tidak.

saya masih bermimpi bisa tinggal 2 minggu di negara orang, ditemani satu atau dua orang terkasih.

dan, mungkin juga, bisa kumpul keluarga di tempat dan waktu dimana kami tidak perlu memikirkan kondisi finansial apapun. bismillah.

  1. ketakutan terbesar?

kehilangan. apapun itu.

well, that’s all.

pertanyaannya klasik dan klise, tapi beberapa website menyebutkan pertanyaan-pertanyaan ini termasuk yang pamungkas, dan harusnya bisa mengubah sudut pandang, menguatkan diri, sekaligus memotivasi diri.

yuk mari…~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s