Let’s ask: Myself

So, kadang ketika lagi motoran sendiri (baca: berangkat dan pulang kantor), otak saya harus diisi hal-hal tertentu.

dulu, awalnya saya sering mendengarkan musik pakai headset. lama-lama, kok saya jadi cepat berkurang pendengarannya ya ._.

akhirnya, jarang saya pakai headset pas lagi motoran. pakai, tapi hanya ketika jaraknya lebih dari 20km. *anaknya main jauh*

dan untuk mengisi otak supaya gak blank, saya jadi sering self talk. biar dikata orang galau, tapi kadang saya memang berbicara sendiri.

topiknya? macam-macam. yang paling populer ya hutang, pengeluaran bulanan, plan untuk weekend, kerjaan yang menanti, sampai self-improved topic.

kemarin kepikiran, kenapa pikiran-pikiran saya itu gak dituangin di tulisan aja? dan barusan (barusan banget) googling tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ke diri sendiri, tujuannya untuk self-improved. Continue reading “Let’s ask: Myself”

be honest!

sering dengar kata-kata itu?

ya, kita memang sering diajak untuk jujur, dimanapun dan kapanpun.

saya setuju kok, sifat jujur memang satu sifat dasar yang harus ditanamkan dari kecil, biar gak suka ngambil hak orang lain. *eh

ada beberapa alasan pemanis berbumbu kejujuran; yang saya sering dengar adalah jujur demi kebaikan, atau bisa juga dikatakan kejujuran yang menyakitkan.

kali ini saya ingin cerita tentang kejujuran yang menyakitkan demi kebaikan. NAHLOH. komplit deh rasanya. Continue reading “be honest!”