overload

my first mobile post! yippi!

this Monday, I had so much to think. kinda feels like overload.

here are some..

  1. still in wedding preparation time, saya menemukan masalah. alhamdulillah, bukan masalah dengan pasangan; tapi masalah kepercayaan dengan keluarga. ternyata saya belum cukup memiliki ilmu parenting. saya masih banyak menyimpan luapan emosi. saya belum bisa ikhlas.
  2. saat saya berpikir, cinta kadang merupakan escape dari masalah sesaat dalam kehidupan, saya malah ditunjukkan bahwa cinta juga dapat membawa masalah lain dalam kehidupan. nope, it wasn’t me. seorang teman memilih untuk meninggalkan segalanya, dan memulai kehidupan yang baru berlandaskan cinta. apa salah? tentu tidak. dari seluruh aspek, dia melupakan satu hal; logika. ah, apparently AgnezMo benar: cinta ini, kadang-kadang tak ada logika.
  3. tuntutan ukuran kebaya dan kepantasan serta kesehatan, membuat saya ingin terjun ke dunia per-diet-an. seorang teman memilihkan metode diet yang konon cocok untuk saya, hanya (lagi-lagi, pastinya) butuh komitmen tinggi untuk menjalankannya. apakah saya sanggup? we’ll see.
  4. pekerjaan yang seakan tak dapat di tunda walau hanya sekejap saja.
  5. perencanaan keuangan yang selalu masih belum disusun secara matang.

ugh, saya sadar saya harus menuliskan sesuatu.

daripada saya merasa overload sendiri, dan akhirnya pusing; saya memilih untuk menceritakan apa adanya.

inshaAllah, besok-besok saya bisa ceritakan detail dari masalah tersebut dan jalan keluarnya. aamiin

Advertisement

First Post

New year is always identic with new resolution.
What will I do this year…
2015 buat saya menjadi tahun untuk keluarga.
Menjadi usaha saya bagaimana caranya membahagiakan orang tua saya.
Menjadi usaha saya mencari dimana ‘rumah’ saya itu.
Well, maksudnya bukan home yang kaya ini ya..
Ya walaupun copot beha kalo di rumah aja….
Tapi di rumah gak ada wi-fi lols
2015…
Akhirnya bisa mindahin papa mama Adel ke Yogyakarta ini.
Bisa 50% pay all the bills.
Bisa keluarin mereka dari belenggu ‘urusan heboh keluarga besar’.
Now…
Alhamdulillah yahhh…
wait.
Kok jadi refleksi gini?
Kan mau ngomongin 2016?
Next post saja dahhh~