tentang ‘kapan?’.

judulnya kebanyakan tanda baca, hahaha pardon me.

kemarin lihat meme yang tulisannya:

“waspada musim nikah untuk angkatan 91-92-93”

ternyata benar adanya.

saya angkatan 92, dan grenengan tentang sesosok momok MENIKAH itu selalu kencang berhembus.

dari mulai kondangan akbar perdana temen kuliah seangkatan, kondangan akbar perdana temen se-gank SMA, sampai kondangan sodara-sodara, baik jauh maupun dekat.

dan pertanyaan ‘kapan?’ selalu bermunculan.

alhamdulillah saya dulu termasuk bukan yang gerah merasa ditanya kapan lulus kuliah.

kuliah saya on schedule, on target.

jadi gak ngerasa gerah aja ketika ditanya kapan lulus, jawabannya mantep lempeng.

dan sekarang, baru ngerasa gerah dengan pertanyaan ‘kapan?’

alhamdulillah lagi, keluarga inti saya dan pacar juga bukan tipe yang gerah-gerah keypoh pengen segera nimang cucu or whatever.

kenapa? kalau dipikir, kami baru 24 tahun lho, masih di usia yang normalnya pebisnis muda pada sukses, jadi bos, atau bisa travelling ke luar negeri, masih ada yang kami iri-kan daripada menikah 😀

terkadang, ketika dipaksa jawab, saya suka jadi panik sendiri.

mau menikah kapan, dimana, vendornya apa saja, dll

sampai biasanya saya segera sadar, lho, kok saya kemakan pertanyaan sih? stay focus, masih banyak yang pengen diraih sebelum memikirkan itu semua.

yep, menikah bukan perkara usia belaka, dan tidak ada peraturan wajib menikah umur sekian, no..

tapi, saya dan pacar punya target usia berdasarkan banyak pertimbangan, gak apa-apa kan? 🙂

let me tell you you all yang iseng amat nanya ‘kapan?’:

saya sih alhamdulillah sudah ayem punya gandengan, yang bisa diajak kondangan bareng dan berjuang bersama.

pertanyaan ‘kapan?’ cuma bakal kami jawab dengan senyuman manja dan lirikan maut aja. HAHAHA gak laah..

kami punya target kok, kami juga manusia biasa yang pada hakikatnya ingin memiliki keturunan.

dan potret-potret kehidupan manis pahit asem pernikahan itu.

dan persiapan sebelum menikah yang membuat stress.

dan biaya pernikahan yang membuat gila.

dan biaya per bulan kehidupan rumah tangga.

ah..

but really, dibalik target besar kami, kami juga manusia biasa yang punya target dan mimpi pribadi.

me myself, gak pengen dianggap sudah bisa cari uang lantas langsung membangun kehidupan bersama sang pangeran.

saya ingat betul, bagaimana perjuangan orang tua saya menyekolahkan saya.

saya masih pengen melihat senyum mereka ketika saya bahagiakan :’)

saya pun masih punya adik yang masih perlu dituntun melihat dunia.

dan si pacar, masih juga punya mami yang sangat perlu didampingi setiap harinya, serta adik besar yang masih perlu arahan, karena pacar harus merangkap jadi ayah juga.

all above that conditions, have you ever imagine how does it feels to be asked ‘kapan?’ 

mau dibilang idealis, saya lebih suka dibilang realistis.

realitanya sekarang, saya dan pacar masih butuh membahagiakan keluarga.

target pribadi kami saja, masih belom ada apa-apanya.

hmm, kalau diibaratkan, target menikah kami ada di jangka menengah kok, so don’t you worry in case you keypoh 😛

oke, jadi intinya..

kalau kalian butuh ice breaking topic ketika lama gak ketemu temen, banyak kok pertanyaan lain daripada ‘kapan?’

jangan juga tiba tiba tanya ‘kok gendutan ya? kurusan? (insert all adjective here)’

hey, you know nothing bout him/her anymore!

setelah sekian purnama memisahkan, gak tau apa yang sudah dilalui dan dialami sama temen kalian, dengan mudahnya menanyakan sesuatu yang fisik ataupun ‘kapan?’.

am I being too selfish? self-centered? sensitive?

maybe, but hey, seriously, there are still much qualify questions to asked rather than ‘kapan?’

jadi kamu, iya kamu…

kapan mau berubah? 🙂

Advertisements

One thought on “tentang ‘kapan?’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s